Selagi rindu menggelitik dalam suara keheningan
Mengapa tak dibiarkan saja ia tenggelam
Lalu mendekam pada sudut-sudut mata yang terpejam
Larut dalam batas keheningan

Selagi rindu menembus batas-batas lapisan dinding udara
Biarkan saja dia berkelana
Menjelajah sebaris cakrawala yang membentang di antara batas mata
Dan tenggelam dalam suara larut
Debur kesunyian

Selagi rindu itu mengikis asa
Tinggalkan saja segalanya
Termasuk rasa putus asa yang menggelayut diantara
Sudut ruang kepala yang tanpa logika itu.

Advertisements