Sunyi itu lagi
Hening itu lagi
Datang menyambut suatu pagi
Di pertengahan bulan Juni
Yang datang berhias pelangi

Terik sengat sang Matahari
Mulai meninggi
Seirama burung pagi yang berhenti bernyanyi
Dan hari pun jatuh dalam sunyi
Lalu hening kembali

Pikiran ku kosong
Mengembara pada lorong-lorong
Lalu sunyi tak bermakna

Deru hening nyanyian mu
Menggema diantara batas-batas lorong sunyi

Lalu aku diam menyusuri
Lorong bisa yang telah mati

Diantara langit-langit sunyi
Kutemukan seberkas sepi
Tenggelam dalam inti

Janji itu adalah aku
Abadi
Dalam sunyi
Mengkalkan
Sepi

 

Yogyakarta, 2016

Advertisements