Bayang-Bayang

Datang dari lebar bayang-bayang
Lalu menjelma siluet temaram
Yang membisu tak bersuara
Terpenjara dalam hening tak berdenting

Sepi itu abadi
Sunyi itu mati
Air mata itu suci
Membenam dalam jiwa tak berperi

Bayang-bayang itu datang
Riak sunyi pun menghampiri
Hening-hening itu membayang lagi
dalam siluet temaram
Membentuk lalu melekuk
Sebaris bayang-bayang.

 

Yogyakarta, 2016

Advertisements

2 thoughts on “Bayang-Bayang

  1. Karna bayangmu aku tenggelam
    Tenggelam dalam masa lalu
    Karna bayang mu aku rindu
    Rindu kita bertemu
    Dan haruskah bayang2 ini aku hilangkan…????
    Sungguh kau jahat dirimu itu
    Karna kau berikan pilihan bayangan yang semu di hatiku

    Like

Mari Berbagi Pemikiran :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s