Rerumputan pun menari
Tatkala udara bersenandung lirih
Mengembus angin penuh harmoni
Menjelma bagai simfoni
Mengulik menggugah hati

Rerumputan mulai menyanyi
Diantara riuh rendah dekur sang merpati
Disela sorot tajam mata sang matahari
Yang menyangking puing-puing kehidupan
Pada dunia yang berlapis selembar dusta

Rumput-rumput pun pasrah
Pada takdir yang dibawa
Lewat deru sang angin
Dan rumput-rumput pun tiada berkesah
Meski terik memanggang mereka
Meski deru sang udara mencabut akar-akar mereka yang kecil nan lemah

Rumput-rumput senantiasa sama
Tetap menari bak sedia kala
Menantang tegak sang Mentari
Yang tiada pernah membumi.

 

Yogyakarta, 2016

Advertisements