Dia

Ku lihat dia menari menyanyi
Diantara rintik dan rinai sang hujan
Yang jatuh menghujam sang Ibu Bumi

Renyah tawanya
Memecah lautan sunyi
Yang membentang di atas palung sepi

Kulihat dia mulai tertawa
Tawa ejek kepada dunia
Yang bisa tak bersuara
Berhias sendu wajah penuh dusta

Ingin aku melontar sepotong tanya
Apa sungguh yang ia tawai
Barisan rinai hujan tangis sang langit kelabu?
Ataukah lalu lalang hidup manusia
Yang fana penuh Dusta?

 

Yogyakarta, 2016

Advertisements

Mari Berbagi Pemikiran :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s