Rembulan Biru

Sorot lembut tatap sang rembulan
Menelusup diantara lapis demi lapis udara
Menghujam ke arah sang Bumi
Seolah membagi berita dari angkasa
Menebarnya kepada mahluk-mahluk fana
Yang berlalu lalang
Di atas dunia yang tak bersuara

Di bawah kemilau sang Purnama
Ku biarkan angan ku melayang
Menebar menembus batas cakrawala
Menyatu dengan detak detik sang waktu

Aku memang tak mampu
memahami setiap esensi
Yang melekat pada tiap buih
Yang terselip disetiap karya Mu
Wahai yang bertahta di atas segala tahta.

 

Yogyakarta, 2016

Advertisements

Mari Berbagi Pemikiran :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s