Lupa

Aku sudah lupa
Pada aroma secuil rindu
Yang terselip diantara rinai sang hujan
Aku sudah lupa
Pada setiap jengkal rasa
Yang membayang diantara selapis asa

Aku tak lagi kuasa
Untuk sekedar mengingat setangkup asa
Yang pernah aku titipkan
Pada setangkup lapis udara
Yang menjelma
Laksana sebuah dinding bisu tak bersuara

Aku sudah lupa
Pada seraut wajah
Yang pernah terlukis indah
Pada selapis kanvas putih
Berhias rintik kerinduan

Aku mungkin sudah lupa
Pada sebaris nama
Yang membentang, menggema
Diantara kerlipan asa berhias kehampaan
Yang melukis sebaris cakrawala
Di kaki langit kerinduan.

 

Yogyakarta

Advertisements

6 thoughts on “Lupa

Mari Berbagi Pemikiran :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s