Puisi : Sepenggal Sajak Tatkala Matahari Terbenam

Matahari jatuh ke peraduan
Perlahan menarik tirai lembayung
Laksana seorang putri
Yang hendak tertidur
Dalam balutan lembut sang Ibu Ratu

Aku berdiri
Menatap Sang Matahari yang berhias selimut senja
Aku jatuh cinta
Pada keindahan yang menghampar
Aku jatuh merindu
Pada secuil langit senja yang mulai turun

Dan aku pun masih berdiri
Menatap lekat sang garis cakrawala
Yang membujur
Laksana guratan garis sang pelukis
Dan aku pun mulai merancu pada diri ku

Seiring matahari yang semakin membenam
Aku pun mulai mengenal sebuah perpisahan
Meskipun Aku tiada pernah mengenal sebuah pertemuan
Dan seiring jatuhnya sang keindahan senja
Aku pun menitikkan air mata
Menangisi sebuah perpisahan.

 

Yogyakarta, 2016

Advertisements

Mari Berbagi Pemikiran :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s