Hanya Sebatas Rindu

Malam kembali turun
Menyapa hati dan jiwa
Yang berselimut prasangka
Berhias sebuah Doa
Yang mengucur deras
Laksana rinai hujan
Yang menyapu lapis demi lapis tembok udara

Rembulan mengintip menyapa
Nampak malu menyingkap tirai awan yang berwarna kelabu
Seolah mengolok diriku yang tengah berselimut rindu
Merindu pada sebuah kalbu
Yang bersembunyi
Terpisahkan oleh dinding berlapis udara
Yang membentang meliputi jagat manusia.

 

Yogyakarta, 2016

Advertisements

Mari Berbagi Pemikiran :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s