Hidup Adalah Sesuatu Yang Sederhana

Banyak orang yang senantiasa berpikir bahwa hidup adalah sesuatu hal yang rumit dan kompleks. Dalam pikiran sebagian manusia senantiasa tertanam hal-hal yang sifatnya majemuk mengenai hidup dan kehidupan. Jika boleh diibaratkan maka dalam benak-benak sebagian manusia maka kehidupan adalah laksana sebatang pohon dengan banyak cabang yang masing-masing cabang itu juga kembali menghasilkan cabang-cabang baru yang lebih kompleks dan terus semakin kompleks.

Namun dalam benakku terkadang aku berpikir bahwa hidup itu pada dasarnya adalah sesuatu yang sederhana. Sangat sederhana bahkan. Menurutku, pada dasarnya hidup adalah sesuatu yang sederhana, yakni nikmati dan jalani dengan sebaik-baiknya. Inilah gambaran ku mengenai hidup apabila diharuskan untuk menggambarkan hidup itu hanya dengan satu kalimat semata.

Nikmati dan jalani dengan sebaik-baiknya adalah inti dari hidup ini. Dan sepertinya memang tidak ada hal lain yang bisa dilakukan selain dengan melakukan dua kata di atas. Apabila dituliskan maka prinsip di atas dapat diuraikan ke dalam dua bagian yang terpisah yakni menikmati hidup dan menjalaninya dengan sebaik-baiknya. Tidak kurang dan tidak lebih.

Menikmati hidup menjadi salah satu hal yang cukup penting dan bahkan menjadi satu bagian yang cukup fundamental atau mendasar dalam menjalani hidup dan kehidupan. Menikmati hidup adalah manifestasi dari bentuk syukur dan penerimaan dalam hidup. Menikmati hidup secara tidak langsung adalah menerima segala bentuk implikasi dan konsekuensi dari hidup dan kehidupan itu sendiri. Berawal dari menikmati hidup maka akan membawa kep[ada kedamaian hati yang merupakan implikasi utama dari suatu bentuk penerimaan dalam hidup. Namun perlu untuk digaris-bawahi bahwa menikmati hidup yang sebenarnya adalah tidak sama dengan berfoya atau menghamburkan harta ataupun bersikap hedonis. Keduanya adalah dua hal yang sangat berbeda dan tidak mungkin untuk disamakan apalagi disandingkan. Menikmati yang dimaksud dalam hal ini adalah menikmati dengan hati bukan dengan atas dasar nafsu ataupun ego.

Bagian potongan kedua adalah menjalani dengan sebaik-baiknya. Memang pada dasaranya tidak ada hal lain yang lebih penting selain menjalani hidup ini dengan sebaik-baiknya dalam setiap momentnya. Menjalani hidup dengan sebaik-baiknya pada dasarnya adalah salah satu bentuk dasar dari rasa mensyukuri hidup itu sendiri. Di sisi lain, menjalani hidup dengan sebaik-baiknya, secara tidak langsung merupakan konsekuensi dari menikmati hidup itu sendiri. Dan pada dasarnya, menjalani hidup dengan sebaik-baiknya akan menuntun pada suatu bentuk kedamaian hati yang berimplikasi pada usaha dalam menyikapi hidup dan kehidupan.

Menikmati dan menjalani hidup dengan sebaik-baiknya, dua hal yang pada dasarnya tidak terpisahkan. Keduanya saling melengkapi satu dan yang lainnya. Keduanya saling memberikan pengaruh yang nyata. Keduanya adalah hubungan dua arah yang begitu signifikan. Menjalani hidup dengan sebaik-baiknya adalah salah satu bentuk dari menikmati hidup dan menimati hidup adalah salah satu bentuk dari akibat dari menjani hidup dengan sabaik-baiknya dan penuh dengan penerimaan.

Jadi pada dasarnya hidup itu adalah sederhana bukan? Nikmati dan jalani dengan sebaik-baiknya. Tidak perlu ada rasa khawatir akan masa depan yang masih begitu jauh membentang. Juga tidak perlu untuk merasa takut akan masa lalu yang terkubur dalam jurang kegelapan tanpa pelita sedikit pun. Hidup bukan tentang masa depan, bukan tentang masa lalu tapi tentang apa yang kita lakukan hari ini.

Advertisements

Mari Berbagi Pemikiran :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s