Sepenggal Sajak

Mentari mengintip dari balik tirai keanggunannya

Menyibak hawa dingin yang memeluk jiwa-jiwa pengembara

Mengusir duka, membelai luka

Menghangatkan jiwa-jiwa yang penuh dosa

Seolah berkata

Tidakkah ada secuil kebaikan dalam hati kalian yang pekat?

 

Matahari semakin turun

Beriring dengan sang angin yang mulai mendesing

Menghujam tajam laksana sebuah pedang

Yang menyayat, menimbulkan luka dan menambah dosa

 

Manusia manusia pun kembali bercerita

Melupakan segala hal yang tak kasat mata

Tentang dosa, tentang norma juga tentang utopia

Semua terhanyut oleh arus dunia yang tiada terkira

Terkoyak oleh sapuan demi sapuan aliran dunia

Sehingga terlupa akan hakikat dan makna

Tentang kehidupan yang sejati dan penuh makna.

 

Yogyakarta, Juli 2016

 

Advertisements

Mari Berbagi Pemikiran :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s