Tentang Perjalanan

Perjalanan. Satu kata yang tentulah tidak asing ditelinga. Hampir semuanya tahu tentang definisi mengenai perjalanaan.  Perjalanan adalah kegiatan manusia untuk mengunjungi suatu tempat dengan berbagai tujuan. Kurang lebih seperti itulah definisi mengenai sebuah perjalanan. Namun, sebenarnya definisi dan makna dari kata perjalanaan itu sendiri cukuplah luas. Bahkan bergantung pada berbagai sudut pandang dan juga ke dalamaan berpikir seseorang.

Perjalanan, menurut ku adalah sebuah kegiatan yang bukan hanya menyangkut kegiatan fisik semata, namun juga melibatkan pemikiran spiritual. Toh karena perjalanan tentu akan selalu membawa si pejalan itu untuk sampai ke tempat atau tataran-tataran yang baru. Perjalanan pemikiran seseorang misalnya, perjalanan tesebut tidak membawa si pejalan menuju ke tempat yang baru secara nyata namun akan membawa si pejalan menuju ke tahap tataran pemikiran yang baru.

Ada kata-kata bijak yang kurang lebih dapat dituliskan sebagai, ‘ segala sesuatu yang ingin kamu ketahui, bisa kamu dapatkan melalui sebuah perjalanan.’ Dari ungkapan tersebut jelas tersirat bahwa perjalanan akan selalu membawa kepada hal-hal bari, kepada pengetahuan-pengetahuan baru, kepada pengalaman-pengalaman baru dan juga pada lembaran-lembaran kehidupan baru yang tidak menutup kemungkinan untuk melahirkan sebuah tataran kebijaksanaan yang baru.

Perjalanan selalu menyajikan sebuah cerita yang selalu bisa dibagikan. Dan perjalanan adalah sebuah cerita yang abadi, tak akan lekang seiring dengan berlalunya sang waktu. Perjalanan akan senantiasa menuntun pada penemuan pengalaman-pengalaman baru, dan pengalaman-pengalaman adalah guru kehidupan yang paling baik dan juga paling bijaksana yang tidak akan bisa didapatkan dibangku sekolah manapun.

Pada dasarnya, manusia adalah mahluk yang suka menjelajah. Hal ini sudah terbukti semenjak kehidupan awal manusia yakni mereka suka berpindah dari satu lokasi menuju ke lokasi yang lain untuk mempertahankan kehidupannya. Itu artinya, darah untuk menjadi seorang penjelajah yang senantiasa melakukan perjalanan telah diwariskan secara turun temurun semenjak manusia mengenal kehidupan. Namun seiring denngan berjalannya waktu dan berkembangnya kehidupan manusia yang semakin modern, manusia-manusia yang melakukan perjalanan terkesan hanya didominasi oleh para kaum pemilik uang semata. Dan pada akhirnya akan memunculkan kesan bahwa untuk melakukan sebuah perjalanan membutukan biaya dan akomodasi yang tidak biasa.

Memang hal ini tidak sepenuhnya salah, namun juga tidak sepenuhnya benar. Pada dasarnya, setiap manusia bisa dan juga berhak untuk melakukan sebuah perjalanan. Hal penting yang diperluka untuk melakukan sebuah perjalanan, bukan hanya biaya dan atau akomodasi semata, namun juga sebuah keberanian untuk memulai sebuah perjalanan. Memulai adalah suatu proses yang cukup berat dan juga sulit. Begitu juga untuk memulai sebuah perjalanan, diperlukan lebih dari sebuah keberanian untuk melakukannya.

Namun, setelaah perjalanan itu dilakukan, maka hal itu akan membawa pada sebuah ekstasi yang baru. Sebuah pengalaman baru yang akan menjelma sebagai sebuah tantangan bagi diri pribadi untuk kembali melakukan perjalanan dan untuk mendapatkan hal-hal dan juga pengalaman yang baru. Tidak pernah ada kata terlambat untuk memulai sebuah perjalanan. Tidak pernah ada kata terlalu tua untuk memulai sebuah perjalanan karena dalam sebuah perjalanan, waktu tidaklah eksis, yang eksis hanyalah ruang.

Advertisements

Mari Berbagi Pemikiran :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s