25-06-14

Di dunia ini semua berhak untuk bermimpi dan bercita-cita dalam hidupnya. Pada dasarnya tidak ada manusia lain yang mengekang kebebasan berupa memiliki mimpi dan cita-cita. Satu-satunya manusia yang dapat mengekang adalah diri kita sendiri. Setiap orang pastilah pernah terbesit mimpi dan cita-cita dalam perjalanan hidupnya. Ada sebagian mimpi yang hanya membekas, namun ada pula mimpi yang menjadi jalan hidup dan penuntun dalam kehidupan seorang insan manusia.

Bermimpilah setinggi langit, karena ketika kamu jatuh maka kamu akan jatuh diantara bintang-bintang, itulah salah satu pemantik semangat yang diungkapkan oleh seorang Soekarno untuk mendorong para pemuda agar memiliki pemikiran yang lebih maju. Memiliki mimpi adalah awal dari segalanya. Banyak hal-hal hebat terlahir berawal dari mimpi. Tanpa impian dan cita, mungkin hidup akan terasa hampa. Jadi, berbahagia dan bersyukurlah ketika kita masih memiliki mimpi yang menjadi lentera dalam mengarungi perjalanan hidup ini.pemimpi-6

Banyak yang memiliki mimpi dan cita, namun banyak pula yang hanya membiarkan mimpi dan cita itu terkubur dan tenggelam dalam benaknya sendiri. Banyak yang berani bermimpi, namun banyak pula yang tidak berani dan tidak siap untuk mewujudkan apa yang telah menjadi mimpinya. Bermalas-malasan dan takut untuk mencoba adalah kendala yang sering mengganggu dalam setiap usaha manusia untuk mewujudkan mimpinya. Dengan begitu, maka mimpi dan cita itu hanya akan semakin dalam terkubur diantara reruntuhan puing-puing perasaan dan kegalauan.

Mari kita cermati, hidup di dunia hanyalah sekali. Setiap detik seharusnya menjadi sangatlah berarti. Begitu pula dengan mimpi dan cita, seharusnya menjadi salah satu bagian yang penting bagi kehidupan kita. hidup adalah perjalanan, perjalanan menuju apa yang telah kita impikan.

Jika boleh diibaratkan, mimpi dan kehidupan manusia itu seperti hubungan teori evolusi yang dikemukakan oleh Darwin, yakni berkaitan dengan adaptasi dan variasi. Setiap makhluk hidup yang bertahan adalah hasil dari makhluk hidup yang mampu beradaptasi dengan lingkungannya. Dalam menjalani kehidupan, dapat diibaratkan bahwa kita sedang berada pada suatu lingkungan yang selalu asing bagi tubuh kita. Dan mimpi yang telah kita cipta, dapat diibaratkan sebagai hasil akhir evolusi yang akan kita jalani. Ketika kita mampu untuk  senantiasa beradaptasi selama mengarungi perjalanan kehidupan dan senantiasa bertahan dengan berbagai macam seleksi alam yang akan mengganggu kita untuk mewujudkan impian, maka peluang besar untuk bertahan dan menggapai mimpi dudah didepan mata. Namun ketika mita menyerah dalam perjalanan kehidupan, maka layaknya hewan yang punah karena gagal beadaptasi dari seleksi alam.

Mulai sekarang dan mulai dari detik ini, mari kita berbuat lebih banyak lagi untuk apa yang telah menjadi mimpi kita. Mari untuk berusaha lebih keras lagi dalam mewujudkan apa yang menjadi impian kita. Tidak akan pernah ada sebuah hasil luar biasa tanpa pengorbanan dan kerja keras yang luar biasa pula.

Senantiasa bersungguh-sungguh dalam berbagai hal adalah kunci utama dalam menjalani berbagai hal. Bersungguh-sungguh akan membawa kita semakin mendekat dengan apa yang telah kita impikan. Bersungguh-sungguh akan menjadikan diri kita lebih dekat dengan Tuhan karena Tuhan senantiasa bersama dengan orang yang bersungguh-sungguh. Tidak akan pernah ada kata terlambat untuk memulai, dan tidak akan pernah ada kata akhir bagi apa yang telah kita impikan.

Advertisements

Mari Berbagi Pemikiran :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s