Belajar Dan Peran

                Belajar, mungkin satu kata yang akan sangat tidak asing bagi kebanyakan dari kita, terutama di kalangan pelajar. Belajar adalah sebuah kegiatan untuk melatih, memupuk dan meningkatkan kemampuan diri pada bidang tertentu. Dengan belajar, diharapkan akan memberikan nilai positif yakni meningkatnya kemampuan diri terhadap penguasaan bidang tertentu yang kita geluti.

Sebenarnya apa sih esensi dari belajar itu? Untuk mendapatkan nilai yang bagus? Untuk lulus ujian? Untuk mendapatkan selembar kertas berupa ijasah? Atau apa? Tentu saja itu semua tidak salah. Dengan  belajar kita akan bisa mendapatkan nilai yang bagus, dapat juga lulus ujian dn mendapatkan ijasah. Semua itu bisa merupakan konsekuensi dari kegiatan belajar  yang kita lakukan.

Akan tetapi apakah itu esensi dari belajar? Menurut saya, esensi utama dari belajar adalah dapat mengetahui dan juga memahami suatu ilmu pengetahuan. Mengetahui dan memahami suatu ilmu adalah esensi yang sangat mendasar dari kegiatan belajar. Bukan untuk mendapatkan nilai yang bagus, bukan sekedar hanya untuk dapat lulus ujian, dan bukan hanya sekedar untuk bisa mendapatkan selembar kertas berupa ijasah.

Kita dapat dan berhak untuk belajar apa saja sesuai dengan yang kita sukai. Kita dapat belajar matematika bila kita memang menyukai dan sangat tertarik dengan bidang matematika. Atau kita pun berhak untuk mempelajari ilmu sejarah manakala kita memang benar-benar sangat menyukai sejarah. Ingin belajar apapun, sebenarnya tidak masalah, karena memang disitulah ‘passion’ kita. Jika kita memang menyukai dan sangat tertarik serta ingin memperdalam matematika atau ilmu alam, maka akan lebih baik bila kita melakukannya. Bila kita sangat suka dengan music dan ingin memperdalam pengetahuan tentang music, maka jangan pernah ragu untuk masuk dan memperdalam music yang kita ingini itu.

Pada prinsipnya, apapun yang kita pelajari, pasti suatu saat nanti akan memberikan manfaat kepada kita. Kita tidak perlu merasa takut ataupun khawatir dengan keadaan ‘lumbung padi’ kita di masa depan nanti. Tuhan pasti telah mempersiapkan segala sesuatunya untuk kita, asalkan kita memang benar-benar ‘totalitas’ dalam mempelajari dan memperdalam ilmu tersebut.

“Sebenarnta aku sangat ingin belajar di jurusan A, tapi kalau aku belajar/kuliah di jurusan A, nanti bagaimana aku akan dapat kerjaan? Jurusan A sangat tidak prospek dengan dunia kerja.”

Kalimat seperti itulah yang mungkin sering ada di benak kita ketika hendak memutuskan sesuatu. Memang benar, bahwa manusia senantiasa dipenuhi dengan rasa takut, khawatir dan resah akan sesuatu yang belum pasti akan terjadi dalam hidupnya. Itu memang sangat manusiawi. Akan tetapi, pernahkah kita berpikir bahwa belajar /kuliah itu bukan hanya mengenai tentang mendapat pekerjaan setelah lulus? Seandainya kita memang sangat mencintai dengan ilmu yang ada di jurusan A lalu karena adanya latar belakang yang sulit untuk mendapatkan pekerjaan maka kita meninggalkan ilmu yang kita cintai itu, bukankah itu seperti kita mencintai seseorang lalu kita meninggalkan seseorang itu demi mendapatkan orang lain yang belum tentu lebih baik daripada yang kita tinggalkan?

Alam semesta itu luas. Dan seharusnya seluas itu pulalah pola pikir kita dalam menyikapi kehidupan yang kita jalani ini. Hidup ini bukan hanya semata-mata berhiaskan harta kekayaan, gaji yang melimpah atau lain sebagainya. Akan tetapi hal yang lebih mendasar adalah bahwa kita hidup di  dunia ini adalah bak sebagai seorang actor yang sedang memainkan peran dalam sebuah drama pertunjukan. Dan agar tercipta sebuah pertunjukan yang sukses maka tiap-tiap dari kita haruslah memainkan peran dengan baik dan sempurna.

Jika boleh dianalogikan dengan objek lainya, maka kehidupan ini layaknya sebuah mesin raksasa. Oke, mari kita ambil kasus khusus saja yakni Negara kita, Indonesia. Jika diibaratkan, maka Negara kita layaknya sebuah mesin raksasa, maka tiap-tiap dari kita adalah bagian-bagian dari mesin itu. Ada yang berperan sebagai mur kecil, mur besar atau lainya. Tidak mungkin semuanya akan berperan sebagai mesin pembakaran. Semua telah memiliki peran tersendiri. Dan jika tiap-tiap bagian itu berperan dan berfungsi dengan baik, maka mesin raksasa yang bernama Indonesia juga akan berkerja dengan sangat baik.

Nah seperti itulah seharusnya kita dalam menjalani hidup ini. Tidak semua harus belajar di jurusan A agar mendapat pekerjaan dengan gaji besar yang hanya dinikmati seorang diri dan segelintir orang saja ( keluarga). Kita berhak untuk memutuskan untuk belajar apa, belajar dimana dan mau menjadi seperti apa kita kelak. Karena kita memiliki peran tersendiri dalam bagian kecil dari mesin raksasa yang bernama Indonesia. Jika kita memang memiliki ‘passion’ dalam bidang matematika, maka kita harus perjuangkan itu, kita harus totatitas dalam bidang kita. Kemudian dengan penguasaan yang sangat luar biasa dalam bidang yang kita tekuni itu, maka kita dapat memberikan sumbangsih berupa pengetahuan kepada pihak lain untuk kemudian diproses secara lebih lanjut oleh pakar bidang lainya sehingga akan memberikan sebuah produk yang luar biasa yang berasal dari mesin bernama Indonesia.

Ingat, dimana pun kita berkecimpung, itu tidak masalah. Dan ketika kita sudah memutuskan untuk ‘berkubang’ dalam suatu bidang, maka hal yang selanjutnya adalah menekuninya dengan totalitas dengan tanpa harus memikirkan pekerjaan di kemudian hari, ijasah atau apalah. Masalah ‘lumbung padi’, pasti Tuhan sudah menyiapkan, dengan begitu maka mesin yang bernama Indonesia akan bekerja dengan sangat baik.

“Jika kita memang ingin bisa terbang seperti Elang yang mengarungi cakrawala, maka tidak ada jalan lain selain kita belajar memperkuat sayap dan juga belajar terbang. Jangan pedulikan pekikan-pekikan burung hantu ataupun nyanyian merdu burung camar. Cukup lakukan apa yang ingin kita lakukan.”

 

 

 

Advertisements

Mari Berbagi Pemikiran :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s