Ada Apa Dengan Mimpi

                “Gantungkan cita-cita mu setinggi langit! Bermimpilah setinggi langit. Jika engku jatuh, maka engkau akan jatuh diantara bintang-bintang” (Ir. Soekarno)

Gambar Koleksi pribadi

                Mimpi. Suatu hal yang sangat penting dalam kehidupan kita yang sangat singkat ini. Impian adalah penghias dalam perjalanan kehidupan. Ia adalah pelita yang akan menuntun kita dalam melangkah. Menemani hari-hari sepi kita. Mengisi saat-saat kita merasa terasing dan sendiri. Menjadi penghibur dikala kita sedang merasa takut, khawatir, sedih dan lainya. Mimpi adalah bahan bakar pengobar semangat dalam diri kita.

Sudahkah kita bermimpi? Sudahkah kita memiliki impian? Sudahkah kita mencapainya?

Perjalanan untuk menggapai mimpi memang tidaklah mudah. Memerlukan perjuangan yang lebih dari sekedar berjuang keras, bermental baja dan semangat yang berkobar untuk menggapai mimpi tersebut. Bahkan seorang Thomas Alva Edison pun membutuhkan seribu kali mencoba untuk mewujudkan mimpinya membuat sebuah ‘matahari’ di malam hari, yakni sebuah bohlam penerang. Apa jadinya bila Edison menyerah pada percobaannya yang ke sepuluh? Keseratus? Atau yang ke Sembilan ratus? Mungkin ia tidak akan pernah tercatat dalam sejarah sebagai penemu lampu bohlam dan mimpinya hanya akan menjadi mimpi yang selalu menghantui dalam setiap langkahnya.

Edison mengatakan, saya tidak gagal, saya hanya menemukan Sembilan ratus Sembilan puluh Sembilan cara yang salah untuk membuat sebuah bohlam lampu. Melihat apa yang dikatakannya, dapat dilihat mental Edison yang sangat luar biasa tangguh. Berhati besar dan bermental baja dan senantiasa bekerja keras dalam rangka untuk mewujudkan apa yang telah ia impikan dalam hidupnya. Dan kini, apa yang dahulu ia impikan telah terwujud dan memberikan manfaat yang luar biasa kepada dunia. ‘Matahari’ bersinar di malam hari.

Mengapa kita tidak berusaha untuk mencontoh apa yang telah dilakukan dan diajarkan oleh Edison mengenai bagaimana kita harus menyikapi mimpi kita? Bekerja keras dengan apa yang telah menjadi impian kita. Bekerja tak kenal lelah. Lalu berusaha sekuat mungkin untuk terus melangkah dalam menggapai impian, meskipun harus terseok dan berjalan di atas kerikil-kerikil tajam yang menghujam. Bagaimana pun susahnya perjalanan itu, pasti suatu hari nanti akan kita nikmati sesuatu yang besar dalam hidup kita.

Jika boleh dianalogikan, perjalanan untuk menggapai impian itu laksana mendaki sebuah gunung. Semakin tinggi mimpi yang kita tuliskan dalam hati, maka akan semakin tinggi pula gunung yang akan kita daki. Dan tentu saja semakin tinggi gunung  yang hendak kita daki, maka usaha yang jauh lebih keras pun akan kita perlukan dalam perjalanan mendaki itu.

Dalam usaha pendakian itu, pasti akan sangat tidak mudah. Jalan yang menanjak. Jalan yang penuh kerikil dan batu yang menyakitkan. Bahkan tak jarang terdapat badai dan kabut yang dapat membuat kita tersesat, takut dan menyerah. Namun kita harus selalu ingat bahwa apa yang kita inginkan adalah berada di puncak.

Dengan adanya kabut dan badai sebenarnya itu adalah cara Tuhan untuk menguji ketangguhan dan juga kesungguhan hati kita terhadap mimpi yang telah kita ukir tersebut. Tuhan hendak menguji apakah kita layak ataukah tidak untuk mendapatkan mimpi yang telah kita tulis dalam relung hati itu. Dengan adanya ‘rintangan’ tersebut, sebenarnya Tuhan sedang melatih kita, memperbaiki diri dan pribadi kita. Jadi jangan pernah menyerah dengan apapun demi mendapatkan apa yang telah kita impikan.

Tetaplah mendaki puncak tertinggi mu. Bukankah ketika kau berada di puncak, maka kau akan dapat melihat banyak hal yang sangat indah? Engkau dapat melihat indahnya sunset ataupun sunrise yang sangat indah bila berdiri di atas puncak tertinggi. Bukankah kita juga dapat melihat lembah, ngarai dan bahkan memandang laut dari puncak tertinggi tempat kita berdiri? Dan bukankah kita dapat melihat dunia dengan indah dari tempat kita berdiri di puncak tertinggi?

Jadi tetaplah bermimpi. Marilah kita bermimpi. Tuliskan apa yang telah kita impikan. Ikat kuat-kuat dan pasung dalam hati kita. Kemudian bekerja keras dan bersungguh-sungguh untuk menggapai apa yang telah kita impikan itu.

Ada dua orang berbeda di dunia ini. Orang yang hanya bisa bermimpi dan akan selalu hidup dalam mimpinya atau orang yang berani untuk bermimpi dan akan segera bangkit dan bangun untuk berlari mengejar apa yang telah ia impikan itu. Bermimpilah, maka mungkin suatu hari nanti kita dapat mengubah Dunia.

Advertisements

4 thoughts on “Ada Apa Dengan Mimpi

  1. mimpi itu harapan untuk masa depan untuk yg trbaik dlm hidup? mimpi itu tantangan seberapa kuat seberapa tangguh kita bisa mengejar mimpi itu???? mimpi tue hanya sebuah khayalan low kita tak mau mengejar mimpi kita itu???? hidup tanpa impian sama aja pepatah Hidup Segan Mati Pun Tak Mau….???? jng kau pikir mengejar sebuah mimpi itu Bagai pungguk Merindukan BULAN…….?????

    Like

    1. benar sekali. mimpi adalah hal yang sangat penting dalam hidup kita. mimpi adalah pembeda, dengan mimpi kita mungkin dapat mengubah dunia suatu hari nanti. berawal dari mimpi, bangun, lari dan kejar mimpi….. 😀

      Like

      1. low memimpikan mbak tami perlu di kejar kagak bung….??? kan cinta berawal dr impian kita untuk mendpt kan orng yg kita bangga kan atw kita harap kan bahkan yg kita cintai atw sayangi hadir dlm kehidupan kita…..???? hehehe

        Like

Mari Berbagi Pemikiran :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s